
Sintang zkr.com. Memasuki periode musim penghujan, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, secara tegas meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sintang untuk meningkatkan tingkat kesiapsiagaan. Fokus utama kesiapsiagaan ini diarahkan pada pemeliharaan dan penjagaan kondisi infrastruktur publik, terutama jalan, drainase, dan jembatan, agar tetap berfungsi secara optimal dan aman bagi masyarakat selama musim hujan berlangsung.
Hikman Sudirman menekankan bahwa musim penghujan seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi pemeliharaan infrastruktur. Curah hujan yang tinggi dapat memperparah kerusakan jalan yang sudah ada, menyebabkan genangan air di area yang drainasenya buruk, serta meningkatkan risiko bencana alam seperti tanah longsor atau banjir bandang di beberapa wilayah yang rawan. Oleh karena itu, tindakan preventif dan respons cepat dari Dinas PUPR menjadi sangat krusial.
“Musim penghujan ini harus diantisipasi dengan baik. Dinas PUPR harus sigap dalam memastikan kondisi jalan, drainase, dan infrastruktur lainnya tetap berfungsi dengan optimal,” ujar Hikman Sudirman, mengingatkan pentingnya pendekatan proaktif dalam pengelolaan infrastruktur. Ia menyoroti bahwa banyak laporan mengenai kerusakan jalan dan sistem drainase yang belum tertangani dengan baik, yang jika dibiarkan saat musim hujan dapat menimbulkan masalah yang lebih besar.
Lebih lanjut, Hikman Sudirman menekankan pentingnya pemeliharaan jalan yang berkelanjutan. Ia meminta agar Dinas PUPR tidak hanya fokus pada perbaikan jalan yang rusak parah, tetapi juga melakukan pemeliharaan rutin seperti pembersihan drainase, penambalan lubang kecil, dan memastikan saluran air berfungsi lancar. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan yang lebih luas dan menjaga agar air hujan dapat mengalir dengan baik, sehingga mengurangi potensi genangan dan banjir.
“Jangan sampai jalan rusak dibiarkan terlalu lama, apalagi saat musim hujan. Ini bisa membahayakan masyarakat dan menghambat aktivitas ekonomi,” tambahnya, menggarisbawahi potensi bahaya dan kerugian yang dapat ditimbulkan oleh infrastruktur yang tidak terawat. Jalan yang rusak dan tergenang air tidak hanya membahayakan keselamatan pengendara, tetapi juga dapat menghambat kelancaran distribusi barang dan jasa, yang berdampak negatif pada perekonomian masyarakat.
Hikman Sudirman juga meminta agar Dinas PUPR memiliki tim reaksi cepat yang siap siaga untuk menangani laporan kerusakan infrastruktur yang muncul selama musim hujan. Koordinasi yang baik dengan pemerintah kecamatan dan desa juga perlu ditingkatkan, agar setiap laporan kerusakan dapat segera ditindaklanjuti. DPRD Kabupaten Sintang, melalui Komisi B, siap mendukung dan mengawal upaya Dinas PUPR dalam memastikan kesiapsiagaan infrastruktur menghadapi musim penghujan, demi kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas masyarakat Sintang.








