Kepala Kesbangpol Sintang Jadi Narasumber di RRI: Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

 Sintang
Sintang zkr.com. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, S.H., M.Si, menjadi pembicara utama dalam siaran langsung Program Indonesia Cerdas yang digelar oleh RRI Pro 1 Sintang. Dalam kesempatan tersebut, Abdul Syufriadi mengangkat tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, yang membahas secara mendalam mengenai pentingnya pembinaan, perlindungan, dan penguatan karakter generasi muda sebagai fondasi utama keberlangsungan bangsa dan negara.
 
Kegiatan siaran yang bersifat interaktif ini berlangsung di studio RRI Pro 1 Sintang. Kehadiran Kepala Kesbangpol turut didampingi langsung oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, M. Mardyanto, KA, MP, S.Sos, M.Si. Keduanya hadir untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada pendengar, mulai dari peran strategis generasi muda hingga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
Sebagai narasumber, Abdul Syufriadi menjelaskan bahwa tema yang diusung dalam kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, mengingat generasi muda atau tunas bangsa merupakan aset paling berharga sekaligus penerus estafet kepemimpinan di masa depan. Menurutnya, kedaulatan sebuah bangsa tidak hanya ditopang oleh kekuatan pertahanan atau ekonomi semata, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas ideologi, pemahaman kebangsaan, dan karakter yang dimiliki oleh generasi mudanya.
 
“Tunas bangsa adalah harapan dan masa depan negara. Jika kita mampu menjaga, membina, dan mengarahkan mereka dengan nilai-nilai yang benar, maka kedaulatan negara akan tetap kokoh terjaga. Sebaliknya, jika generasi muda dibiarkan kehilangan jati diri dan nilai luhur bangsanya, maka itulah celah yang bisa melemahkan kedaulatan kita dari dalam,” ungkap Abdul Syufriadi saat menyampaikan pemaparan materinya di udara.
 
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari derasnya arus informasi, masuknya pengaruh budaya asing yang belum tentu sesuai dengan kepribadian bangsa, hingga berbagai isu yang berpotensi memecah belah persatuan. Oleh karena itu, peran aktif pemerintah melalui Kesbangpol, bersama dengan keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas, menjadi sangat krusial untuk membentengi generasi muda agar tetap berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
“Menjaga tunas bangsa berarti memastikan mereka tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, cinta tanah air, dan memiliki wawasan kebangsaan yang luas. Mereka harus paham betul apa makna kemerdekaan, apa hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta bagaimana cara menjaga kedamaian dan persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Sintang maupun di Indonesia secara keseluruhan,” tambah Abdul Syufriadi.
 
Sementara itu, Sekretaris Kesbangpol, M. Mardyanto, dalam kesempatan tersebut juga menekankan bahwa upaya menjaga tunas bangsa harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyeluruh. Ia menyebutkan bahwa Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang terus berupaya menyusun berbagai program pembinaan yang ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan. Hal ini dilakukan agar nilai-nilai kebangsaan tidak hanya menjadi pengetahuan teori, tetapi benar-benar terinternalisasi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
 
“Melalui pendekatan yang persuasif, edukatif, dan partisipatif, kami ingin mengajak seluruh elemen bangsa untuk peduli. Jangan sampai ada satu pun anak bangsa yang terabaikan atau terjerumus ke hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan merusak tatanan kehidupan berbangsa. Kedaulatan negara dimulai dari rasa cinta dan rasa memiliki setiap warga negaranya, yang ditanamkan sejak dini,” ujar M. Mardyanto.
 
Program Indonesia Cerdas di RRI Pro 1 Sintang ini sendiri merupakan wadah komunikasi publik yang rutin menghadirkan berbagai isu strategis daerah maupun nasional. Kehadiran pejabat daerah sebagai narasumber menjadi sarana efektif dalam menyampaikan kebijakan pemerintah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
 
Di akhir sesi siaran, Abdul Syufriadi berharap, pesan yang disampaikan dapat tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk bahu-membahu dalam menjaga dan membimbing generasi muda, karena memastikan tumbuh kembang tunas bangsa yang berkualitas adalah bentuk nyata pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI selamanya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan