Kantor Camat Dibuka Kembali, DPRD dan Pemda Turun Tangan Atasi Jembatan Rusak

 Parlemen
 
Sintang zkr.com. Akses transportasi vital bagi masyarakat Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kini berangsur normal setelah adanya intervensi langsung dari Pemerintah Daerah dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Andri Sugianto, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, secara pribadi turun ke lapangan untuk memantau dan memastikan penanganan kerusakan jembatan yang sempat menimbulkan protes warga berjalan sesuai harapan. Tindakan ini merupakan perwujudan mandat dari Pemerintah Daerah, yang bekerja sama erat dengan Bupati Sintang, untuk segera memenuhi tuntutan masyarakat terkait perbaikan akses transportasi yang krusial.
 
Menurut Andri Sugianto, aksi yang dilakukan oleh masyarakat beberapa waktu lalu merupakan bentuk murni dari penyampaian aspirasi. Mereka menuntut agar akses transportasi utama mereka, yang terganggu akibat kerusakan jembatan, segera diperbaiki. “Kami telah berkoordinasi intensif dengan Bapak Bupati, dan alhamdulillah, langkah nyata di lapangan langsung diambil. Hari ini, material yang dibutuhkan, berupa papan untuk membangun titian sementara, telah didistribusikan ke lokasi jembatan,” ujar Andri pada Kamis, 16 April 2026.
 
Fokus utama penanganan saat ini adalah memastikan jembatan tersebut dapat segera dilalui, setidaknya oleh kendaraan roda dua, sebagai solusi darurat. Andri menjelaskan lebih lanjut bahwa secara struktur, bagian tengah jembatan yang sudah dicor sebenarnya dalam kondisi yang baik dan aman. Permasalahan utama terletak pada bagian ujung jembatan yang masih memerlukan tambahan timbunan tanah agar fondasinya lebih stabil dan kuat.
 
Sebagai politisi dari Partai Perindo, Andri Sugianto menegaskan komitmennya bahwa pengerjaan perbaikan jembatan akan segera dilanjutkan tanpa penundaan. Saat ini, tim teknis di lapangan sedang dalam proses persiapan tenaga kerja untuk mempercepat seluruh rangkaian proses penyelesaian. Diharapkan dengan adanya titian kayu sementara ini, urat nadi perekonomian masyarakat yang bergantung pada kelancaran akses transportasi tidak lagi terhambat.
 
Dampak positif dari kehadiran material perbaikan dan solusi sementara ini tidak hanya dirasakan pada kelancaran transportasi, tetapi juga sangat terasa pada aktivitas pemerintahan di wilayah tersebut. Aliansi Peduli Rakyat Seberang (Perang), kelompok masyarakat yang sebelumnya melakukan aksi penyegelan terhadap Kantor Camat Ketungau Tengah sebagai bentuk protes, kini menunjukkan sikap melunak. Sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai, setelah material perbaikan jembatan tiba di lokasi, gembok yang menyegel kantor camat pun akhirnya dibuka.
 
“Pukul 14.40 WIB sore ini, kantor camat sudah dibuka kembali. Pelayanan kepada masyarakat sudah kembali normal dan situasi di lapangan saat ini sangat kondusif,” tambah Andri, didampingi oleh perwakilan dari kecamatan. Ia menambahkan bahwa situasi yang kondusif ini tidak lepas dari sinergi yang baik antara pihak kecamatan, Kepolisian Sektor (Polsek), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah tersebut.
 
Andri juga secara khusus mengapresiasi gerak cepat Bupati Sintang yang dinilai sangat responsif terhadap keluhan dan aspirasi warga. Pengiriman bantuan material secara langsung ke lokasi jembatan menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah. Kini, seluruh masyarakat Ketungau Tengah menantikan penyelesaian pengerjaan fisik jembatan secara sepenuhnya, agar akses jembatan kembali nyaman dan aman untuk digunakan dalam jangka panjang, mendukung aktivitas sehari-hari serta roda perekonomian mereka.

Related Posts

Tinggalkan Balasan