Pasca-Idulfitri, Pemkab Sintang Gelar Sidak Disiplin ASN: Pastikan Pelayanan Publik Tetap Prima

 Daerah
 
Sintang zkr.com. Pemerintah Kabupaten Sintang menunjukkan respons cepat dalam memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) pasca libur cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pada Senin, 30 Maret 2026, sebuah langkah proaktif diambil melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Maryadi. Sidak ini menyasar sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sintang.
 
Kegiatan inspeksi mendadak ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan ketat terhadap tingkat kehadiran dan kedisiplinan seluruh ASN. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap pegawai telah kembali menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku setelah menikmati masa libur panjang Idulfitri.
 
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh ASN telah kembali bekerja sesuai dengan ketentuan yang ada dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sangat penting bagi kita untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan kualitas layanan publik setelah periode libur panjang ini,” tegas Kartiyus di sela-sela kegiatan sidak yang berlangsung di beberapa kantor OPD. Ia menekankan bahwa pelayanan publik adalah prioritas utama yang tidak boleh terganggu.
 
Lebih lanjut, Kepala BKPSDM, Maryadi, menjelaskan bahwa sidak ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memantau secara langsung tingkat kehadiran para pegawai di hari pertama masuk kerja pasca-libur. Kedua, mengumpulkan data dan informasi yang akan menjadi bahan evaluasi krusial bagi BKPSDM dalam merumuskan strategi peningkatan disiplin ASN di masa mendatang.
 
“Sidak ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memelihara dan meningkatkan kedisiplinan. Kami mencatat tingkat kehadiran, dan bagi siapa saja ASN yang tidak hadir tanpa memberikan keterangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, tentu akan ada konsekuensi berupa sanksi sesuai dengan peraturan kepegawaian yang berlaku,” jelas Maryadi.
 
Berdasarkan pantauan awal dari beberapa OPD yang disidak, secara umum tingkat kehadiran pegawai menunjukkan angka yang cukup baik. Mayoritas ASN telah kembali ke pos masing-masing dan siap melayani. Namun demikian, tidak dapat dipungkiri, masih ditemukan beberapa ASN yang belum hadir pada hari pertama kerja ini. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi jajaran pemerintah daerah dan BKPSDM untuk terus melakukan sosialisasi serta penegasan mengenai pentingnya disiplin kerja sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan publik yang efektif dan efisien.
 
Melalui kegiatan inspeksi mendadak ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap dapat menumbuhkan kembali kesadaran dan komitmen seluruh aparatur sipil negara untuk senantiasa fokus pada tugas dan tanggung jawabnya. Diharapkan pula, semangat pelayanan prima dapat terus terjaga dan bahkan ditingkatkan, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan memberikan kepuasan maksimal kepada masyarakat Sintang.

Related Posts

Tinggalkan Balasan