DLH Sintang Luncurkan Aksi Bersih-Bersih Terpadu: Kerahkan Seluruh Petugas Bersihkan Jalan MT Haryono

 Sintang
 
Sintang zkr.com. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sintang akan segera menggelar aksi bersih-bersih terpadu yang berskala besar di kawasan Jalan MT Haryono pada Rabu, 1 April 2026. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan area publik, tetapi juga menandai perubahan fundamental dalam pola kerja para petugas lapangan DLH, yang sebelumnya beroperasi secara terpisah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan visibilitas hasil kerja dalam menjaga kebersihan lingkungan Kabupaten Sintang.
 
Kepala DLH Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, menjelaskan bahwa dalam aksi perdana ini, seluruh personel akan dikerahkan secara terintegrasi. Petugas kebersihan taman, penyapu jalan, dan tim pembersih parit akan bekerja bahu-membahu di satu lokasi yang sama. Perubahan pola kerja ini merupakan respons terhadap evaluasi internal mengenai efisiensi operasional.
 
“Selama ini, pola kerja kita masih berjalan sendiri-sendiri. Petugas taman hanya fokus pada area taman, penyapu jalan hanya menyapu badan jalan, dan petugas parit hanya membersihkan saluran air. Mulai sekarang, saya ingin mereka bekerja bersama-sama dalam satu tim terpadu, sehingga hasil kerjanya dapat terlihat lebih signifikan dan menyeluruh,” ujar Siti Musrikah. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih baik antarunit kerja di DLH.
 
Sistem kerja terpadu ini diyakini akan memberikan dampak yang jauh lebih efektif. Dengan koordinasi yang lebih baik dan pengerahan sumber daya yang terpusat, proses pembersihan diharapkan dapat dipercepat dan memberikan hasil yang lebih maksimal. Selain itu, masyarakat akan dapat secara langsung menyaksikan perubahan kondisi lingkungan dalam waktu yang relatif singkat, sehingga meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik dalam menjaga kebersihan.
 
Aksi bersih-bersih terpadu ini akan mencakup seluruh area di sepanjang Jalan MT Haryono, mulai dari badan jalan, taman-taman di tepi jalan, hingga sistem drainase atau parit yang ada. Fokus utama kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih, tetapi juga rapi, tertata, dan nyaman untuk aktivitas masyarakat sehari-hari. Diharapkan, kawasan ini akan menjadi contoh percontohan bagi area lain di Kabupaten Sintang.
 
Siti Musrikah menekankan bahwa kegiatan ini merupakan titik awal dari reformasi sistem kerja di lingkungan DLH Sintang. Perubahan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan DLH kepada masyarakat. Lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, ini adalah upaya membangun budaya kerja kolaboratif dan proaktif.
 
Lebih lanjut, DLH Sintang juga secara aktif mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat dinilai sangat krusial untuk keberlanjutan program kebersihan.
 
“Kami ingin hasil kerja ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga Kabupaten Sintang,” tutup Siti Musrikah, seraya berharap aksi ini dapat menginspirasi gerakan kebersihan yang lebih luas di masa mendatang.

Related Posts

Tinggalkan Balasan