DPRD Sintang Minta Pemprov dan Pemkab Sinkronisasi Program Pedesaan

 Parlemen

Sintang zkr.com. Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kusnadi, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera melakukan sinkronisasi program pembangunan yang dijalankan oleh kedua tingkatan pemerintahan tersebut. Penekanan khusus diberikan pada program-program yang menyasar wilayah pedesaan, mengingat ketimpangan pembangunan antarwilayah masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi daerah hingga saat ini.
 
“Sinkronisasi program pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi sebuah keniscayaan yang sangat penting untuk dilakukan. Tujuannya adalah agar kita dapat mencegah terjadinya tumpang tindih program yang dapat menyebabkan pemborosan anggaran, atau bahkan lebih parah lagi, adanya wilayah-wilayah tertentu, khususnya di pedesaan, yang justru terabaikan dan tidak mendapatkan perhatian pembangunan yang semestinya. Isu ini harus menjadi prioritas dan perhatian bersama bagi kedua institusi pemerintah,” ujar Kusnadi.
 
Kusnadi menjelaskan bahwa ketimpangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta antar desa yang satu dengan desa lainnya, seringkali disebabkan oleh kurangnya koordinasi dan sinkronisasi program. Akibatnya, sumber daya yang ada tidak dimanfaatkan secara optimal, dan pembangunan yang dilakukan tidak selalu menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Dengan adanya sinkronisasi program, diharapkan alokasi anggaran dan sumber daya dapat lebih terarah, efisien, dan efektif, sehingga pembangunan di wilayah pedesaan dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak yang signifikan.
 
Lebih lanjut, Kusnadi menyarankan agar dalam proses sinkronisasi program, perlu dilakukan pemetaan kebutuhan pembangunan yang akurat di setiap desa. Data ini akan menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam merencanakan program-program yang tepat sasaran dan sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat pedesaan. Selain itu, perlu juga dibentuk forum koordinasi rutin antara instansi terkait di tingkat provinsi dan kabupaten untuk memantau pelaksanaan program dan mengevaluasi efektivitasnya.
 
“Pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah pedesaan adalah kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, saya berharap Pemprov dan Pemkab dapat duduk bersama, berdialog, dan menyusun langkah konkret untuk menyelaraskan program-program pembangunan mereka. Dengan kekompakan dan koordinasi yang baik, kita dapat memastikan bahwa setiap rupiah anggaran pembangunan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan desa-desa di Kabupaten Sintang,” pungkas Kusnadi.

Related Posts

Tinggalkan Balasan