
Sintang zkr.com. Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) telah mematangkan persiapan pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Upacara peringatan bersejarah tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Senin, 1 Juni 2026, bertempat di Halaman Kantor Bupati Sintang.
Rencana pelaksanaan kegiatan ini dipaparkan langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, saat memimpin rapat koordinasi dan persiapan yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, pada Senin (25/5/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain perwakilan dari Komando Distrik Militer (Kodim) 1205 Sintang, Kepolisian Resor (Polres) Sintang, serta seluruh jajaran perangkat daerah dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Dalam pemaparannya, Abdul Syufriadi menjelaskan bahwa pelaksanaan peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan kewajiban yang telah ditetapkan secara resmi sejak tahun 2016. Hal ini tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, yang secara tegas menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai momen lahirnya dasar negara kita.
“Tanggal 1 Juni juga telah ditetapkan sebagai hari libur nasional dan wajib diperingati oleh seluruh jajaran pemerintahan maupun seluruh elemen masyarakat di tanah air. Hal ini bukan tanpa alasan, karena Pancasila adalah dasar, ideologi, sekaligus fondasi utama yang kokoh bagi keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terang Abdul Syufriadi saat memimpin jalannya rapat.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan peringatan tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sintang akan mengusung tema besar yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini dipilih sebagai bentuk penegasan kembali peran strategis Pancasila yang mampu menyatukan keberagaman bangsa Indonesia, serta menjadi nilai luhur yang relevan dalam menjaga kedamaian tidak hanya di dalam negeri, namun juga dalam lingkup yang lebih luas.
Rangkaian kegiatan peringatan di tingkat Kabupaten Sintang akan dimulai dengan pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Halaman Kantor Bupati. Sebagai bentuk penguatan sinergitas antar elemen bangsa, panitia akan melibatkan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anggota TNI dan Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga para mahasiswa yang ada di Sintang.
Setelah rangkaian upacara di lapangan selesai, seluruh peserta dan undangan akan bergerak ke Balai Praja Kabupaten Sintang untuk mengikuti jalannya upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara nasional yang disiarkan melalui sistem pertemuan jarak jauh atau zoom meeting. Kegiatan selanjutnya yang tak kalah penting adalah sesi pembekalan bagi para purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan disampaikan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara virtual.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Supriyanto, menambahkan bahwa dukungan dan partisipasi tidak hanya terpusat di lingkungan Pemkab Sintang saja. Ia menjelaskan bahwa Bupati Sintang akan segera menerbitkan Surat Edaran yang ditujukan kepada seluruh instansi pemerintahan di tingkat kecamatan dan desa, lembaga swasta, hingga lingkungan sekolah dan perguruan tinggi. Dalam surat tersebut, seluruh elemen diminta untuk turut melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di tempat masing-masing.
“Langkah ini kami ambil selaras dengan arahan dan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Kita ingin nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dan diamalkan di setiap tempat, mengingat Pancasila adalah dasar negara kita yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” tegas Supriyanto.
Melalui serangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 dapat menjadi momen pengingat kembali bagi seluruh masyarakat akan pentingnya persatuan, persaudaraan, dan gotong royong sebagai wujud nyata pengamalan sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.









