Kesbangpol Provinsi Kunjungi Sintang Bahas Kewaspadaan Dini dan Konflik Dalam Kolaborasi Penguatan Stabilitas Daerah

 Sintang
 
Sintang zkr.com. Dalam rangka memperkuat sinergi dan strategi penanganan konflik serta peningkatan kewaspadaan dini di wilayah, Kepala Bidang Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang, Ahmad Riduan, S.Sos, M.Si, menerima kunjungan kerja langsung dari Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganannya Konflik Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Fani Meviato, S.STP, M.AP. Kunjungan yang berlangsung di Ruang Kabid Wasnas Sintang ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan kondusivitas daerah tetap terjaga optimal.
 
Dalam pertemuan tersebut, Bapak Fani Meviato memaparkan secara mendalam mengenai peran utama Tim Kewaspadaan Dini Daerah (TKDD) dan Timdu (Tim Terpadu) Penanganan Konflik Sosial. Beliau menekankan bahwa kedua tim ini memegang peranan vital sebagai garda terdepan dalam mengidentifikasi dini potensi ancaman dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang dapat mengganggu ketentraman masyarakat. “Kewaspadaan dini bukan hanya sekadar mendeteksi masalah, tetapi juga tentang bagaimana kita secara proaktif membangun ketahanan masyarakat agar mampu menghadapi dan menyelesaikan tantangan secara mandiri,” ujar Bapak Fani.
 
Lebih lanjut, Bapak Fani Meviato menggarisbawahi pentingnya komunikasi sosial yang aktif dan dialog yang konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat. Ia menjelaskan bahwa menjaga hubungan baik dan terus melakukan dialog dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama di setiap wilayah adalah kunci untuk memahami denyut nadi masyarakat serta merespons setiap aspirasi dan kekhawatiran yang muncul. “Kita harus senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendengarkan, dan memberikan solusi. Komunikasi yang baik akan mencegah kesalahpahaman dan memperkuat rasa persatuan,” tambahnya.
 
Kunjungan kerja ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Bapak Fani Meviato menegaskan bahwa ketiga forum ini, yang merupakan forum resmi pemerintah atau sering disebut “forum plat merah”, memiliki kedudukan sebagai mitra utama pemerintah di masyarakat. Peran mereka sangat krusial dalam memelihara kerukunan antarumat beragama, mengelola keberagaman suku dan budaya, serta menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi dini potensi konflik di tingkat akar rumput. “Keberadaan FKUB, FPK, dan FKDM sangat esensial untuk memperkuat fondasi sosial kita dan memastikan bahwa setiap potensi masalah dapat ditangani sebelum membesar,” jelasnya.
 
Pertemuan antara perwakilan Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten Sintang ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, sinergi, dan efektivitas program-program yang berkaitan dengan kewaspadaan dini dan penanganan konflik, demi terwujudnya Sintang yang aman, damai, dan kondusif.
 

Related Posts

Tinggalkan Balasan