Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan
SINTANG, ZKR- Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Lanan menyampaikan laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sintang tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 dalam rapat paripurna pada Rabu, 16 Juli 2025 kemarin.
Lanan merupakan Ketua sekaligus Juru Bicara Pansus ini. Dia menyebutkan bahwa laporan yang disampaikannya itu merupakan hasil pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengusul. Legislator Partai Gerindra ini menyampaikan beberapa saran penting kepada pemerintah daerah melalui OPD terkait.
Salah satu perhatian DPRD adalah persoalan kemacetan yang sering terjadi di kawasan Jembatan Melawi dan seputaran Tugu Jam. Untuk itu, kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, Lanan meminta agar ada langkah nyata mengatasi persoalan tersebut.
“Kami mendorong agar pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan mengambil langkah konkrit dalam mengatasi kemacetan, khususnya di kawasan Jembatan Melawi dan Tugu Jam yang selama ini menjadi titik macet,” kata Lanan.
Menurutnya perlu dilakukan kajian lebih lanjut terkait rekayasa arus lalu lintas, terutama bagi kendaraan besar roda enam atau lebih yang kerap menambah kemacetan. Pansus DPRD Sintang meminta pengaturan jam operasional bagi kendaraan berat agar tidak melintas pada jam-jam sibuk di kawasan tersebut.
Selain itu, Lanan juga menyampaikan saran agar Pemerintah Kabupaten Sintang mengaktifkan kembali fungsi Dermaga Sungai Ringin yang selama ini tidak berfungsi optimal. Menurutnya, pengaktifan dermaga ini bisa menjadi solusi alternatif untuk transportasi barang dan orang, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalan darat.
“Dermaga Sungai Ringin sebaiknya segera difungsikan kembali agar potensi transportasi sungai bisa dimaksimalkan,” jelasnya.
Lanan berharap, saran dan masukan dari DPRD Sintang ini bisa ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah daerah melalui OPD terkait, demi kelancaran lalu lintas dan pengembangan transportasi di Sintang.
“Kami berharap hal ini dapat menjadi perhatian bersama untuk kemajuan Kabupaten Sintang,” ujar Lanan.









