
SINTANG, ZKR.COM – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Jumat, 16 Oktober 2026 dan Sabtu, 17 Oktober 2026.
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk membantu mengendalikan inflasi daerah serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Lili Suryani, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Dalam pelaksanaannya, DKPP Kabupaten Sintang menyediakan sebanyak 800 paket pangan murah setiap hari.
Dengan jumlah tersebut, selama dua hari pelaksanaan tersedia total 1.600 paket yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Penyediaan paket tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok rumah tangga sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih ringan.
Lili menjelaskan, setiap paket pangan murah terdiri dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan kemasan 5 kilogram, minyak goreng kemasan 1 liter, serta gula pasir sebanyak 1 kilogram.
Selain ketiga komoditas tersebut, pihaknya juga menyediakan beras premium sebagai pilihan tambahan bagi masyarakat yang membutuhkan jenis beras dengan kualitas berbeda.
“Kami menyiapkan 800 paket per hari yang terdiri dari beras SPHP kemasan 5 kg, minyak goreng kemasan 1 liter, dan gula kemasan 1 kg. Ada juga beras premium,” jelas Lili.
Menurutnya, penyediaan sejumlah kebutuhan pokok tersebut disesuaikan dengan komoditas yang banyak dibutuhkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Beras, minyak goreng, dan gula merupakan bahan pangan yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh bahan pangan. Gerakan Pangan Murah juga diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama ketika terjadi perubahan harga sejumlah komoditas di pasaran.
Di samping memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan GPM merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan bahan pangan. Ketersediaan komoditas dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas pasar serta mengurangi tekanan kenaikan harga pangan.
DKPP Kabupaten Sintang juga telah merencanakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah berikutnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Rencana tersebut merupakan salah satu langkah antisipasi untuk menghadapi potensi peningkatan kebutuhan bahan pangan menjelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
Pada periode tersebut, permintaan terhadap sejumlah kebutuhan pokok biasanya mengalami perubahan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat. Karena itu, ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah.
Melalui rencana pelaksanaan GPM menjelang Nataru, pemerintah daerah berupaya menjaga agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Lili berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sintang serta menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Sintang melalui DKPP juga terus mendorong berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pangan. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan stabilitas harga pangan dapat tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik.







