Sintangzkr.com Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang akan melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) selama dua hari, yakni Jumat dan Sabtu. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas pasokan, serta menekan harga pangan agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Lili Suryani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 800 paket pangan murah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan pelaksanaan selama dua hari, jumlah paket yang disiapkan mencapai 1.600 paket.
Lili menjelaskan, setiap paket yang disediakan terdiri dari beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram, minyak goreng kemasan 1 liter, serta gula pasir kemasan 1 kilogram. Selain paket tersebut, pihaknya juga menyediakan beras premium sebagai pilihan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bahan pangan sesuai kebutuhan.
“Kami menyiapkan 800 paket per hari yang terdiri dari beras SPHP kemasan 5 kg, minyak goreng kemasan 1 liter, dan gula kemasan 1 kg. Ada juga beras premium. Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan dalam rangka pengendalian inflasi, stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kami juga akan melaksanakan GPM menjelang Natal dan Tahun Baru,” terang Lili Suryani.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, terutama ketika kebutuhan terhadap bahan pangan meningkat dan pergerakan harga komoditas tertentu mengalami perubahan.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap terjaga sekaligus mendukung stabilitas harga di pasaran. Penyediaan beras, minyak goreng, dan gula dalam kegiatan GPM diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Selain pelaksanaan GPM pada Jumat dan Sabtu, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang juga merencanakan kegiatan serupa menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan permintaan bahan pangan pada periode hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
Lili berharap, melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok, sementara stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Sintang dapat terus terjaga.
Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan akan terus mendorong berbagai upaya untuk menjaga ketersediaan pangan dan mengendalikan gejolak harga. Dengan demikian, kebutuhan pangan masyarakat diharapkan tetap dapat terpenuhi dengan baik, khususnya menjelang momen-momen yang berpotensi meningkatkan konsumsi rumah tangga.









