
Sintangzkr.com. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang memperingati Hari Pangan Sedunia dengan melaksanakan lomba Kreasi Menu Pangan Lokal B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) dan Peluncuran G-Sampan (Gerakan Sintang Beragam Pangan Lokal) di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny.
Lili Suryani Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang menyampaikan untuk memperingati Hari Pangan Sedunia ke-46 tahun 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang telah melaksanakan rangkaian kegiatan sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan, mendorong penganekaragaman konsumsi pangan, serta memperkuat pemanfaatan potensi pangan lokal.
“kami sudah Gerakan Pangan Murah selama 2 hari. Pemkab Sintang sudah mensubsidi 15 ribu per paket. Dan ternyata dari dana pribadi Bapak Bupati Sintang, beliau mensubsidi lagi 10 ribu per paket. Semua barang yang di jual di GPM, semua habis” terang Lili Suryani
“GPM kemarin bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mendukung pengendalian inflasi Kabupaten Sintang sebagai upaya menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat” terang Lili Suryani
“hari ini kami melaksanakan lomba kreasi menu pangan lokal B2SA. B2SA singkatan dari beragam, bergisi seimbang, dan aman. Lomba ini menjadi sarana edukasi dan promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar mengkonsumsi pangan yang beragam dan bergizi seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal yang tersedia di Kabupaten Simpang” tambah Lili Suryani
“melalui kegiatan ini kita ingin menunjukkan bahwa pangan lokal seperti umbi-umbian, jagung, pisang, sayur, buah-buahan, serta hasil perikanan dapat diolah menjadi menu yang menarik, bergizi, aman, dan memiliki nilai tambah ekonomi. Kami harap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada perlombaan saja, tetapi menjadi inspirasi bagi keluarga, kelompok masyarakat, dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan kreativitas serta meningkatkan pemanfaatan pangan lokal” tambah Lili Suryani
“kami juga akan meluncurkan inovasi kami yakni G-Sampan yaitu gerakan Sintang beragam pangan lokal. G-sampan merupakan gerakan untuk mendorong peningkatan pengetahuan, kesadaran dan kebiasaan masyarakat dalam mengenali, manfaatkan, mengolah, serta mengonsumsi pangan lokal yang beragam, bergisi, seimbang, dan aman” terang Lili Suryani
“G Sampan diluncurkan dilandasi pikiran bahwa Kabupaten Sintang memiliki potensi sumber daya pangan lokal yang perlu terus dikembangkan. Potensi tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat saja, tetapi juga dapat menjadi sumber inovasi, peningkatan nilai tambah produk, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan pelaku pangan lokal” terang Lili Suryani
“melalui G Sampan kami berharap terbangun sinergi antara pemerintah daerah, tim penggerak PKK, perangkat daerah terkait petani, nelayan, pelaku usaha, lembaga pendidikan, serta masyarakat dalam mengembangkan budaya konsumsi pangan lokal. Kami menyadari bahwa gerakan ini tidak dapat dilaksanakan oleh satu perangkat daerah saja” terang Lili Suryani









