Korsleting Listrik di Tikungan Lapter Sintang Picu Kepanikan Warga

 Sintang
Sintang zkr.com. Kawasan tikungan Lapter, Sintang, dilanda kepanikan pada Jumat malam, 20 Maret 2026, sekitar pukul 20.10 WIB, menyusul terjadinya peristiwa korsleting listrik yang cukup mengkhawatirkan. Percikan api yang muncul dari jaringan listrik di lokasi kejadian sontak menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar akan potensi bahaya yang lebih besar, termasuk kebakaran.
 
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian, insiden bermula dari terdengarnya suara letupan kecil yang berasal dari arah kabel listrik yang membentang di pinggir jalan. Tak berselang lama setelah suara letupan tersebut, percikan api yang cukup jelas terlihat mulai menjalar di atas tiang listrik. Kondisi ini sontak membuat warga yang berada di sekitar lokasi merasa cemas. Kekhawatiran mereka beralasan, mengingat lokasi kejadian berada tidak jauh dari permukiman penduduk serta merupakan area yang cukup ramai dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.
 
“Awalnya terdengar suara seperti korsleting listrik biasa, tapi kemudian tiba-tiba muncul api yang cukup besar. Kami langsung merasa waspada karena takut api tersebut merembet ke area permukiman atau bangunan di sekitarnya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, saat berada di sekitar lokasi kejadian.
 
Hingga berita ini diturunkan, kondisi korsleting listrik tersebut dilaporkan masih berlangsung. Aliran listrik di area sekitar lokasi kejadian tampak mengalami gangguan yang signifikan. Meskipun demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pihak PLN maupun instansi terkait mengenai skala penuh pemadaman listrik di wilayah tersebut, apakah bersifat total atau hanya sebagian.
 
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut tampak mengambil sikap hati-hati dengan menjaga jarak aman dari titik munculnya percikan api. Langkah ini diambil untuk menghindari risiko tersengat aliran listrik maupun kemungkinan terburuk seperti kabel listrik yang putus dan jatuh. Situasi ini semakin menambah kekhawatiran warga karena hingga saat ini, belum terlihat adanya tindakan penanganan yang memadai dari pihak berwenang, termasuk petugas dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat.
 
Beberapa warga mengaku telah berupaya menghubungi pihak berwenang, termasuk nomor darurat PLN, untuk melaporkan insiden tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada petugas dari PLN maupun instansi terkait lainnya yang tiba di lokasi untuk melakukan perbaikan, pengamanan, maupun memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai penyebab pasti korsleting listrik tersebut. Warga berharap agar penanganan dapat segera dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih luas dan memastikan keamanan lingkungan mereka.

Related Posts

Tinggalkan Balasan