Anggota DPRD Sintang Imbau Masyarakat Bijak Gunakan BBM di Tengah Isu Kelangkaan

 Parlemen
 
Sintang zkr.com. Menanggapi isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mulai meresahkan masyarakat di beberapa wilayah, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Chomaen Wahab, mengeluarkan imbauan tegas agar seluruh lapisan masyarakat tidak panik. Ia menekankan bahwa reaksi berlebihan dan kepanikan justru berpotensi memperburuk situasi yang ada, terutama dengan maraknya aksi pembelian dalam jumlah besar yang dapat memicu antrean panjang dan kekosongan stok di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
 
Chomaen Wahab menyatakan, “Kami meminta masyarakat untuk tidak panik. Gunakan BBM sesuai kebutuhan, jangan melakukan pembelian secara berlebihan karena hal tersebut justru dapat memperparah kondisi di lapangan.” Pernyataan ini disampaikan pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagai respons terhadap laporan adanya kendala distribusi BBM yang menyebabkan keterlambatan pasokan di beberapa titik.
 
Menurut Chomaen Wahab, situasi saat ini memerlukan pendekatan yang tenang dan bijak dari seluruh masyarakat. Ia menilai bahwa sistem distribusi BBM pada prinsipnya masih berjalan normal, namun memang ada hambatan operasional di lapangan yang perlu segera diatasi. Pemerintah daerah, kata dia, terus menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
 
“Kami terus berkoordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait lainnya untuk memastikan pasokan BBM tetap terjaga dan lancar. Berbagai langkah antisipasi juga terus kami lakukan guna mengatasi kendala distribusi yang terjadi agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan BBM,” jelasnya.
 
Lebih lanjut, Chomaen Wahab juga menyoroti pentingnya literasi digital dan kewaspadaan terhadap informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada berita atau isu yang belum terverifikasi kebenarannya. Informasi yang tidak akurat dan hoaks dapat dengan cepat menyebar dan memicu kepanikan massal, yang pada akhirnya dapat memperburuk keadaan.
 
“Kami harap masyarakat dapat menyaring informasi dengan baik. Jangan mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar. Ikuti informasi resmi dari pemerintah dan sumber terpercaya lainnya,” tambahnya. Chomaen Wahab berharap dengan adanya imbauan ini, masyarakat dapat lebih tenang, bijak dalam bertindak, dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat menimbulkan keresahan. Keterbukaan informasi dari pihak berwenang dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam menghadapi isu kelangkaan BBM ini.

Related Posts

Tinggalkan Balasan