Hadiri Pelatihan Wasit C3, Ini Yang Di Sampaikan Perwakilan Askab PSSI Kabupaten Sintang

 Sintang

sintang zkr.com. Dalam rangka meningkatkan kualitas wasit sepak bola di tingkat lokal, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sintang menyelenggarakan Pelatihan Wasit Sepak Bola C3 selama enam hari, mulai 7 hingga 12 Juli 2025, bertempat di Aula Hotel Cika, Sintang. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Senin, 7 Juli 2025, dan dihadiri oleh dua instruktur dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), 35 peserta pelatihan, serta tamu undangan dari berbagai elemen olahraga daerah.

Pelatihan ini merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola, yang selama ini tumbuh pesat di masyarakat. Turnamen-turnamen lokal di berbagai kecamatan hingga desa membutuhkan perangkat pertandingan yang profesional dan berintegritas, sehingga ketersediaan wasit yang terlatih menjadi sangat penting.

Perwakilan Askab PSSI Kabupaten Sintang, Eko Bambang Hartowo, dalam sambutannya menyambut baik pelatihan ini dan menyatakan apresiasi atas kehadiran instruktur yang langsung didatangkan dari PSSI Pusat. Ia meyakini bahwa pelatihan ini akan menjadi titik awal yang baik dalam mencetak wasit-wasit muda yang siap bertugas di berbagai level kompetisi.

“Ilmu yang diberikan oleh para instruktur ini diharapkan dapat membentuk para wasit sepak bola Kabupaten Sintang menjadi hakim pertandingan yang baik. Mungkin belum yang terbaik, tapi setidaknya mereka menjadi wasit yang memahami aturan, adil, dan bisa memimpin pertandingan dengan benar,” ujar Eko.

Ia juga menyoroti semangat masyarakat Sintang dalam menggelar kompetisi sepak bola yang terus hidup dan berkembang. “Di Kabupaten Sintang ini, turnamen sepak bola sangat aktif. Hampir setiap kecamatan rutin mengadakan pertandingan, terlebih menjelang Agustusan. Intensitas pertandingan akan semakin tinggi, bahkan sampai ke tingkat desa. Maka kehadiran wasit-wasit bersertifikat sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eko menyampaikan bahwa peserta pelatihan yang telah lulus dan memperoleh sertifikat Wasit C3 nantinya akan sangat dicari oleh panitia pertandingan di daerah. “Setelah pelatihan ini, para peserta tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa tanggung jawab moral. Mereka wajib menerima materi dengan serius, menguasainya, dan menerapkannya dengan profesional saat memimpin pertandingan,” tegasnya.

Selama enam hari pelatihan, para peserta akan mendapatkan materi baik teori maupun praktik yang mencakup aturan terbaru permainan sepak bola, sikap dan kepemimpinan wasit di lapangan, pengambilan keputusan, serta simulasi situasi pertandingan. Instruktur dari PSSI akan membimbing peserta agar memiliki pemahaman menyeluruh, termasuk dalam hal komunikasi dan etika sebagai pengadil lapangan.

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di pelatihan semata, tetapi menjadi awal dari pengembangan ekosistem olahraga yang lebih kuat di daerah. Ke depan, kegiatan serupa juga akan menyasar pelatih dan juri di berbagai cabang olahraga, sebagai bagian dari rencana jangka menengah pemerintah daerah dalam bidang kepemudaan dan olahraga.

Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, diharapkan akan lahir 35 wasit sepak bola baru yang profesional, berintegritas, dan siap bertugas di tengah antusiasme masyarakat Sintang terhadap sepak bola yang semakin meningkat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan