DPRD Sintang Desak Pemasangan CCTV di Titik Rawan Jalan Antisipasi Kecelakaan dan Kriminalitas

 Parlemen
 
Sintang zkr.com. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Markus Jembari, mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera mengambil langkah konkret dengan memasang kamera pengawas atau CCTV di sejumlah ruas jalan yang diidentifikasi rawan di wilayah Kabupaten Sintang. Permintaan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan pengawasan lalu lintas serta memperkuat aspek keamanan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat pengguna jalan.
 
Markus Jembari menekankan bahwa keberadaan CCTV di titik-titik strategis dan rawan kecelakaan atau tindak kriminalitas memiliki peran yang sangat penting. Perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau kondisi lalu lintas secara langsung, tetapi juga rekamannya dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi yang berharga. Data dari rekaman CCTV dapat membantu aparat dalam menganalisis penyebab kecelakaan lalu lintas, mengidentifikasi pola pelanggaran aturan berkendara, hingga melacak potensi tindak kriminalitas yang terjadi di jalan raya. “Pemasangan CCTV di sejumlah titik rawan sangat krusial untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan secara keseluruhan. Selain membantu aparat dalam memantau dinamika lalu lintas, keberadaan CCTV ini juga diharapkan dapat memberikan rasa aman yang lebih besar bagi masyarakat yang melintas di jalan-jalan tersebut,” ujar Markus Jembari.
 
Ia menilai bahwa dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, penerapan sistem pemantauan berbasis CCTV merupakan salah satu solusi paling efektif dan efisien dalam meningkatkan kualitas pengawasan lalu lintas di daerah. Oleh karena itu, Markus Jembari mendorong agar Pemerintah Kabupaten Sintang, melalui instansi teknis terkait seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika, dapat segera melakukan kajian mendalam mengenai lokasi-lokasi prioritas dan melanjutkan dengan pemasangan perangkat CCTV di titik-titik yang paling membutuhkan.
 
Menurut pandangannya, beberapa ruas jalan di Kabupaten Sintang memang memiliki tingkat aktivitas kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada jam-jam sibuk atau momen-momen tertentu seperti menjelang hari raya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas yang signifikan, bahkan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan jika tidak diimbangi dengan sistem pengawasan dan penegakan aturan lalu lintas yang memadai.
 
Lebih lanjut, Markus Jembari menambahkan bahwa fungsi CCTV tidak terbatas hanya sebagai alat pemantau pasif, melainkan juga memiliki efek preventif yang kuat. Dengan mengetahui adanya kamera pengawas di jalan, para pengguna jalan diharapkan akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kedisiplinan mereka dalam mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan peraturan yang berlaku, sehingga secara otomatis dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
 
Menutup pernyataannya, Markus Jembari menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terukur dalam menentukan lokasi pemasangan CCTV. Titik-titik persimpangan yang padat, area yang sering dilaporkan rawan kecelakaan, serta kawasan-kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi, perlu menjadi prioritas utama dalam penentuan lokasi pemasangan untuk memaksimalkan efektivitas sistem pengawasan ini.
 

Related Posts

Tinggalkan Balasan