
Sintang zkr.com. Pemerintah Kabupaten Sintang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat, khususnya bagi warga berpenghasilan rendah (MBR). Upaya ini terus didorong melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga partisipasi aktif masyarakat.
Program peningkatan perumahan tersebut tidak hanya menyasar perbaikan fisik tempat tinggal, tetapi juga diharapkan memberi kontribusi nyata bagi peningkatan taraf hidup warga di Bumi Senentang.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sintang, Hendrikus, mengungkapkan bahwa pihaknya masih melakukan pemetaan kebutuhan perumahan di seluruh kecamatan. Data tersebut nantinya akan menjadi landasan untuk mengajukan program tiga juta rumah subsidi pada tahun 2026 yang dicanangkan pemerintah pusat.
“Kami sedang menyusun data kebutuhan rumah di Kabupaten Sintang. Harapannya, pada 2026 kita bisa mengusulkan agar Sintang memperoleh kuota dari program tiga juta rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Semoga kita bisa mendapatkan alokasi itu,” ujar Hendrikus ketika diwawancarai media baru-baru ini.
Hendrikus menjelaskan bahwa pemetaan kebutuhan perumahan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa/kelurahan, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM). “Kami ingin memastikan bahwa data yang kami kumpulkan akurat dan representatif, sehingga program rumah subsidi ini benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Ia menuturkan, kebutuhan hunian di Sintang masih sangat tinggi. Ketersediaan rumah yang tidak sebanding dengan permintaan masyarakat menjadi tantangan yang perlu segera ditangani.
“Ketersediaan rumah masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan. Ketimpangan tersebut terlihat jelas dari data permintaan rumah yang terus meningkat. Karena itu, kami terus merampungkan pendataan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar Kabupaten Sintang dapat memperoleh rumah subsidi dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Selain mengandalkan program dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sintang juga berupaya untuk mengembangkan program perumahan sendiri. “Kami sedang menjajaki kemungkinan untuk membangun rumah-rumah sederhana yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kami akan bekerja sama dengan pengembang lokal dan memanfaatkan bahan-bahan bangunan yang tersedia di daerah,” ungkap Hendrikus.
Hendrikus juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program peningkatan perumahan ini. “Kami membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk menyukseskan program ini. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan memberikan informasi tentang kebutuhan perumahan di lingkungan mereka, serta ikut menjaga dan merawat rumah-rumah yang telah dibangun,” imbaunya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap dapat memenuhi kebutuhan hunian masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga di Bumi Senentang.
Author: Zona Kapuas Raya
Related Posts

Semangat Gotong Royong Mewarnai Hari Keempat Raimuna Daerah Kalbar di Sintang

Hari Keempat Raimuna Daerah Kalbar, Pramuka Kenali Potensi Wisata Bukit Kelam

Koperasi Desa di Sintang Digenjot Kapasitasnya Lewat Pelatihan SDM

Raimuna Daerah Kalbar 2025 Dibuka di Stadion Baning Sintang, 662 Pramuka dari 14 Kab/Kota Ikuti





