
Sintang zkr.com. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Bapak Juni, menyuarakan keprihatinan mendalam dan mendesak pemerintah daerah untuk segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi akses jalan di wilayah Inggar, Kecamatan Kayan Hilir. Beliau menekankan bahwa jalur ini memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya menghubungkan beberapa desa di dalam kecamatan, tetapi juga menjadi jembatan vital yang terhubung hingga ke kabupaten tetangga, Kapuas Hulu.
Menurut penuturan Bapak Juni, kondisi jalan di wilayah Inggar saat ini masih jauh dari kata memadai dan sangat membutuhkan penanganan serta perbaikan segera. Ia menegaskan bahwa jalan ini bukan sekadar sarana transportasi biasa, melainkan telah bertransformasi menjadi urat nadi perekonomian bagi ribuan warga yang bermukim di beberapa desa yang dilaluinya. “Jalur ini sangat penting karena menghubungkan banyak desa. Kalau kondisinya tidak baik, tentu akan berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas harian hingga roda perekonomian mereka,” ujar Bapak Juni saat dikonfirmasi pada Minggu, 22 Maret 2026.
Desa-desa yang secara langsung merasakan manfaat dan dampak dari kondisi jalan ini meliputi Desa Sungai Buaya, Desa Sungai Sintang, Desa Sungai Garong, serta Desa Batu Netak. Lebih jauh lagi, konektivitas jalan ini membentang hingga ke wilayah Kapuas Hulu, membuka potensi kerjasama ekonomi dan sosial antar-kabupaten yang lebih luas. Namun, kondisi jalan yang memprihatinkan saat ini justru menjadi kendala serius bagi terjalinnya potensi tersebut.
Bapak Juni menilai, mengingat fungsi strategis dan peranannya yang krusial tersebut, peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Inggar menjadi sebuah keniscayaan yang mendesak untuk segera diwujudkan. Kondisi jalan yang buruk dan tidak terawat berpotensi besar menghambat berbagai aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari distribusi hasil pertanian yang menjadi sumber pendapatan utama banyak warga, kelancaran akses bagi anak-anak untuk menempuh pendidikan, hingga kecepatan dan efektivitas pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan. Keterlambatan pengiriman hasil panen atau kesulitan akses bagi ambulans bisa berakibat fatal bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kalau akses jalannya baik, tentu akan berdampak besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa, kemudahan akses pendidikan, dan pelayanan kesehatan yang lebih cepat. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama dan diprioritaskan oleh pemerintah daerah,” tambah Bapak Juni dengan nada prihatin.
Lebih lanjut, Bapak Juni menyampaikan harapan besarnya agar terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, dalam hal ini dinas terkait, dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang lebih merata di seluruh Kabupaten Sintang. Ia secara khusus menyoroti pentingnya pembangunan di wilayah-wilayah yang selama ini masih tergolong sulit dijangkau atau kurang mendapatkan perhatian memadai, seperti halnya wilayah Inggar di Kecamatan Kayan Hilir. Pembangunan yang merata adalah kunci untuk memastikan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Sintang dapat meningkat secara berkelanjutan.







