Disporapar Sintang Diminta Jaga dan Rawat Semua Aset Olahraga

 Parlemen, Sintang

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan

SINTANG, ZKR- Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Vaulinus Lanan menyampaikan laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sintang tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029. Laporan tersebut disampaikan dalam rapat Paripurna DPRD Sintang pada Rabu, 16 Juli 2025.

Lanan yang merupakan Ketua sekaligus Juru Bicara Pansus menjelaskan bahwa laporan yang dibacakan merupakan hasil pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengusul.

Legislator Partai Gerindra ini mengatakan, khusus kepada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sintang, DPRD memberikan beberapa saran penting demi kemajuan daerah.

Dalam bidang olahraga, Lanan meminta agar pemerintah daerah memberikan pembinaan yang maksimal kepada atlet maupun cabang olahraga yang sudah menunjukkan prestasi. Menurutnya, perhatian terhadap atlet adalah bentuk dukungan nyata untuk pengembangan dunia olahraga di Kabupaten Sintang.

“Kami mendorong Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata agar memberikan pembinaan dan perhatian khusus kepada atlet dan cabang olahraga yang berprestasi di Sintang,” kata Lanan.

Selain itu, DPRD Sintang juga meminta agar dinas terkait menjaga dan merawat semua aset olahraga yang dimiliki daerah, seperti gedung olahraga, lapangan, dan fasilitas lainnya. Pengawasan terhadap aset-aset tersebut sangat penting agar tetap bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Pemeliharaan dan pengawasan terhadap aset-aset olahraga yang ada juga harus dilakukan secara berkala, agar fasilitas tersebut tetap layak digunakan,” tambahnya.

Dalam sektor pariwisata, DPRD Sintang memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan kawasan wisata. Salah satu lokasi yang dinilai memiliki potensi besar adalah kawasan waterfront Sungai Durian. Lanan berharap, lokasi ini bisa dikembangkan menjadi tujuan wisata yang mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD).

“Kawasan waterfront Sungai Durian harus dijadikan tujuan wisata yang benar-benar menghasilkan pendapatan untuk daerah,” jelas Lanan.

“Kami berharap seluruh masukan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata untuk kemajuan Sintang di bidang olahraga dan pariwisata,” ujar Lanan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan