Anggota DPRD Sintang Minta Pengelola Atur Kendaraan Lebih Tertib Saat Antrean SPBU

 Parlemen

 
Sintang zkr.com. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Santosa, meminta pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Sintang untuk segera melakukan perbaikan dalam sistem pengaturan antrean kendaraan. Permintaan ini muncul menyusul maraknya keluhan masyarakat terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU dalam kota yang kerap meluber hingga ke badan jalan, menyebabkan kemacetan lalu lintas yang mengganggu aktivitas warga.
 
Santosa menyoroti bahwa kondisi antrean kendaraan yang memanjang di beberapa SPBU di pusat kota Sintang telah menjadi pemandangan yang umum terjadi. “Kita sering melihat di beberapa SPBU di dalam kota, antrean kendaraan yang ingin mengisi BBM sangat panjang. Parahnya lagi, antrean tersebut sampai memakan badan jalan, sehingga kendaraan lain yang ingin melintas menjadi terhambat dan akhirnya memicu kemacetan parah,” ujar Santosa, Senin (16/3/2026). Ia menilai bahwa situasi ini memerlukan perhatian serius dan tindakan segera dari pihak pengelola SPBU agar tidak terus berulang dan berdampak negatif pada kelancaran lalu lintas serta aktivitas masyarakat secara umum. Santosa menegaskan bahwa pengaturan antrean yang tertib adalah kunci utama untuk menjaga ketertiban umum dan kelancaran arus transportasi di sekitar area SPBU.
 
Lebih lanjut, Santosa menyarankan agar pihak pengelola SPBU dapat mengimplementasikan langkah-langkah pengaturan antrean yang lebih efektif. Beberapa opsi yang dapat dipertimbangkan antara lain adalah mengarahkan kendaraan agar seluruhnya tertampung di dalam area SPBU sebelum melakukan pengisian, atau menugaskan petugas khusus yang secara sigap mengatur alur masuk kendaraan ke lajur pengisian BBM. Pengaturan yang lebih terstruktur ini diharapkan dapat mencegah kendaraan mengular hingga ke jalan raya.
 
Selain itu, Santosa juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sintang, melalui instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sintang, untuk proaktif melakukan koordinasi dengan para pengelola SPBU. Kolaborasi ini penting untuk bersama-sama merumuskan solusi terbaik atas persoalan kemacetan yang disebabkan oleh antrean SPBU. Ia menekankan bahwa kelancaran arus lalu lintas di kawasan perkotaan adalah faktor vital yang mendukung roda perekonomian dan aktivitas harian masyarakat. Jika masalah antrean di SPBU tidak segera diatasi, potensi kemacetan di ruas-ruas jalan utama dalam kota akan semakin meningkat.
 
Oleh karena itu, Santosa berharap agar para pengelola SPBU dapat menunjukkan itikad baik dan proaktif dalam memperbaiki sistem antrean kendaraan mereka. Dengan pengaturan yang lebih baik dan tertib, aktivitas pengisian BBM diharapkan dapat tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan berarti bagi pengguna jalan lainnya, serta menjaga kelancaran arus transportasi di seluruh wilayah Kabupaten Sintang.

Related Posts

Tinggalkan Balasan