Antisipasi Risiko Mudik Roda Dua, DPRD Sintang Minta Pengawalan Polisi untuk Pemudik Pontianak-Sintang

 Parlemen
 
 
Sintang zkr.com. Menjelang puncak arus mudik Idulfitri, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Markus Jembari, menyampaikan harapan agar para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dari Pontianak menuju Sintang dapat memperoleh pengawalan dari pihak berwajib. Permintaan ini didasari oleh keprihatinan terhadap potensi risiko keselamatan yang kerap dihadapi oleh para pemudik motor dalam menempuh perjalanan jarak jauh tersebut.
 
Markus Jembari menyoroti bahwa arus mudik menggunakan sepeda motor, khususnya untuk rute Pontianak-Sintang yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dan kondisi jalan yang bervariasi, seringkali memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan moda transportasi lain. Ia mengamati bahwa setiap tahunnya, cukup banyak masyarakat Sintang yang memilih pulang kampung menggunakan sepeda motor dari Pontianak. “Pengawalan dari aparat kepolisian, terutama jika para pemudik melakukan perjalanan secara berkelompok, menjadi sangat penting. Dengan adanya pengawalan, perjalanan tidak hanya dapat berjalan lebih tertib, tetapi juga dapat secara signifikan mengurangi potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun gangguan keamanan lainnya di sepanjang perjalanan,” ujar Markus Jembari.
 
Ia melanjutkan, “Pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua dari Pontianak menuju Sintang sebaiknya mendapatkan pengawalan khusus dari pihak yang berwajib. Hal ini merupakan langkah preventif yang vital untuk menjaga keselamatan mereka selama menempuh perjalanan yang cukup menantang ini.” Markus Jembari menambahkan bahwa jika tanggal dan waktu keberangkatan para pemudik dapat ditetapkan secara bersamaan, maka proses pengawalan oleh pihak keamanan akan menjadi lebih mudah dan terorganisir.
 
Markus Jembari menjelaskan lebih lanjut bahwa koordinasi yang efektif antara para pemudik, pemerintah daerah, serta pihak kepolisian merupakan elemen kunci agar seluruh rangkaian perjalanan mudik dapat berlangsung dengan lancar dan aman. Dengan adanya penetapan tanggal keberangkatan secara bersama, rombongan pemudik dapat diberangkatkan dalam satu atau beberapa gelombang yang terorganisir dengan baik, sehingga memudahkan pengaturan lalu lintas dan pengawalan.
 
Selain itu, Markus Jembari juga turut mengimbau kepada seluruh pemudik yang akan menempuh rute ini untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku, memastikan kondisi kendaraan roda dua mereka dalam keadaan prima sebelum berangkat, serta menjaga kesehatan fisik dan mental selama dalam perjalanan. Ia berharap, dengan adanya sinergi dan koordinasi yang baik antara masyarakat pemudik dan pihak berwajib, arus mudik dari Pontianak menuju Sintang dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga para pemudik dapat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman tanpa hambatan. 

Related Posts

Tinggalkan Balasan