
Sintang zkr.com. Menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk meningkatkan intensitas pengawasan terhadap kelayakan armada bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Langkah proaktif ini dinilai sangat krusial guna menjamin keselamatan seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik.
Para anggota DPRD Sintang menilai bahwa peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan menjelang Lebaran berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas apabila tidak diimbangi dengan pengawasan transportasi yang ketat dan menyeluruh. Oleh karena itu, Dishub Sintang diminta untuk segera melakukan pemeriksaan teknis secara mendalam terhadap seluruh armada bus yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sintang.
“Setiap armada bus yang akan melayani masyarakat harus dipastikan berada dalam kondisi laik jalan yang prima. Kami tidak ingin masyarakat yang hendak merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta justru harus menghadapi risiko kecelakaan yang membahayakan di tengah perjalanan,” ujar salah seorang anggota DPRD, Senin, (16/3/2026). Ia menambahkan bahwa pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada aspek teknis kendaraan semata, seperti kondisi rem, lampu, ban, dan mesin, tetapi juga harus mencakup kelengkapan administrasi kendaraan serta memastikan kesehatan fisik dan mental para pengemudi. Verifikasi menyeluruh ini penting untuk memastikan bahwa semua elemen keselamatan terpenuhi sebelum bus diizinkan untuk mengangkut penumpang.
Selain itu, DPRD Sintang juga mendorong agar Dishub Sintang secara rutin melaksanakan ramp check atau inspeksi mendadak di sejumlah titik strategis, terutama di terminal bus dan lokasi-lokasi keberangkatan bus lainnya. Upaya inspeksi mendadak ini dinilai sebagai metode yang paling efektif untuk memastikan bahwa setiap armada bus yang membawa penumpang benar-benar telah memenuhi standar keselamatan transportasi yang ditetapkan oleh pemerintah.
Menyikapi hal ini, DPRD Sintang juga turut mengimbau para pengusaha transportasi serta seluruh sopir bus AKDP untuk senantiasa mematuhi seluruh peraturan keselamatan transportasi yang berlaku. Kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah melalui Dishub, para operator transportasi, dan kesadaran masyarakat pengguna jasa transportasi, dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan bebas dari insiden yang tidak diinginkan.







