
Sintang zkr.com. Menjelang perayaan Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) secara proaktif menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran yang berpusat di Bandara Tebelian, Kabupaten Sintang. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dishub Sintang, Asmidi, beserta jajaran terkait, serta perwakilan dari berbagai instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan transportasi udara. Fokus utama rapat adalah untuk memastikan kesiapan optimal layanan transportasi udara dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam forum tersebut, Asmidi memaparkan serangkaian strategi dan langkah konkret yang akan diimplementasikan untuk menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan udara. Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah pemetaan potensi pergerakan penumpang secara akurat. “Kita perlu memprediksi secara cermat jumlah penumpang yang akan menggunakan Bandara Tebelian, baik yang datang maupun yang berangkat. Data ini menjadi dasar penting untuk penyesuaian jadwal penerbangan dan alokasi sumber daya,” ujar Asmidi.
Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana transportasi udara menjadi prioritas utama. Hal ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi pesawat, kesiapan fasilitas bandara seperti terminal, area parkir, dan sistem navigasi, serta ketersediaan armada pendukung di darat. “Kami akan memastikan seluruh fasilitas dan armada yang beroperasi dalam kondisi prima dan laik jalan atau laik terbang,” tegas Asmidi.
Pengaturan lalu lintas di sekitar area bandara dan jalur akses menuju bandara juga menjadi perhatian khusus. Peningkatan volume kendaraan diprediksi akan terjadi, sehingga diperlukan manajemen lalu lintas yang efektif untuk mencegah kemacetan dan memastikan kelancaran arus kendaraan. Pengawasan di lapangan oleh petugas gabungan akan ditingkatkan untuk memantau situasi secara real-time.
Untuk mengoptimalkan koordinasi antarinstansi, pembentukan posko terpadu angkutan Lebaran menjadi salah satu agenda penting. Posko ini akan menjadi pusat informasi dan komando bagi seluruh stakeholder, termasuk Dishub, kepolisian, TNI AU, otoritas bandara, maskapai penerbangan, dan unsur terkait lainnya. “Posko terpadu ini krusial untuk sinkronisasi informasi dan respons cepat terhadap segala kendala yang mungkin timbul,” jelas Asmidi.
Aspek keselamatan transportasi menjadi sorotan utama dalam setiap pembahasan. Upaya peningkatan pengawasan terhadap operasional penerbangan, pemeriksaan kelaikan pesawat, serta kesiapan dan profesionalisme petugas di lapangan akan terus digalakkan. “Keselamatan penumpang adalah prioritas nomor satu. Tidak ada kompromi dalam hal ini,” tegasnya.
Tak kalah penting, Dishub Sintang juga berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat. Melalui berbagai kanal komunikasi, informasi mengenai jadwal penerbangan, kondisi lalu lintas, serta imbauan keselamatan akan disebarluaskan. “Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang memadai agar dapat merencanakan perjalanan mereka dengan baik dan nyaman,” pungkas Asmidi.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, Pemerintah Kabupaten Sintang, melalui Dinas Perhubungan, optimis dapat memberikan layanan transportasi udara yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idul Fitri tahun ini.








