
Sintang zkr.com. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman almarhum Zainal Abidin, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, yang meninggal dunia pada Minggu, 8 Maret 2026. Bertindak sebagai inspektur upacara pelepasan jenazah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, memimpin langsung prosesi yang khidmat tersebut.
Dalam kesempatan yang penuh kesedihan itu, Abdul Syufriadi mewakili Pemerintah Kabupaten Sintang dan Bupati Sintang, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum Zainal Abidin. Ia juga menyampaikan pesan dukungan dan kekuatan dari Bupati Sintang kepada keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa tabah dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang, Bapak Bupati, serta seluruh jajaran ASN, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Zainal Abidin. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi kita semua. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala dosanya, dan diterima seluruh amal ibadahnya,” ujar Abdul Syufriadi dengan nada penuh empati saat memimpin prosesi pemakaman di Sintang.
Syufriadi melanjutkan, almarhum Zainal Abidin semasa hidupnya telah mendedikasikan diri sepenuhnya untuk melayani masyarakat dan pemerintah daerah. Kontribusinya, khususnya di Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang, tidak dapat dipandang sebelah mata. “Beliau adalah sosok ASN yang berdedikasi tinggi, loyal, dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan. Semangat pengabdian dan integritas beliau akan selalu menjadi kenangan berharga bagi kami, rekan-rekan kerja yang pernah bertugas bersamanya,” kenangnya.
Lebih dari sekadar upacara, prosesi pemakaman ini menjadi momen refleksi bagi seluruh ASN yang hadir untuk mengenang jasa dan pengabdian almarhum. Syufriadi mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar segala kebaikan yang telah diperbuat selama hidupnya menjadi bekal terbaik di akhirat kelak.
“Mari kita iringi kepergian almarhum dengan doa. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada beliau, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menerima takdir ini. Kehilangan ini memang berat, namun kita harus saling menguatkan,” tambah Syufriadi seraya memimpin doa bersama.
Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk terus memberikan dukungan moril maupun materil kepada keluarga almarhum Zainal Abidin. Kepergian beliau menjadi pengingat akan pentingnya pengabdian tulus para ASN dalam membangun daerah, serta menjadi motivasi bagi ASN lainnya untuk terus berkarya dengan penuh dedikasi.








